TerminalJakarta - Terminal Mendolo : Rp.-, Terminal Mendolo - Desa Patak Banteng : Rp.20.000-30.000-, Total Perjalan Pergi : Rp.120.000-180.000/Orang. Jika di akumulasikan Pulang-Pergi cukup dengan biaya Rp.240.000-360.000/Orang untuk estimasi biaya menuju Gunung Prau dari Jakarta. == Baca Juga: Guide porter dan semua tim kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada semua peserta open trip gunung rinjani. Read more. Rp 3.900.000 Rp 3.500.000 Sale! Paket Tour Anak Gunung Krakatau ini dimulai dari Jakarta dan selesai di Jakarta. Dengan fasilitas charter speed boat dari Pantai Carita untuk tour keliling Anak Gunung Krakatau. ITINERARYOPEN TRIP GUNUNG PRAU DIENG HARI I 19.00 : Peserta Open Trip Gunung Prau Dieng berkumpul di Meeting Point pendataan di MD CARWASH CAWANG JAKARTA 20.00 : Berangkat menuju basecamp Prau Dieng 21.00 : Meeting Point Bekasi - pom bensin Pertamina samping hotel amarosa 22.00 : Meeting Point Karawang - Rest Area Km57. HARI II OpenTrip Prau Dieng Paket wisata open trip prau dieng ini juga banyak dipilih oleh para backpacker yang mengikuti open trip. Pada open trip ini Anda akan mengunjungi daerah wisata dieng yang cukup terkenal dan mengunjungi gunung prau di hari terakhir. dengan harga hemat untuk open trip yang kami tawarkan akan membuat liburan anda berkesan. Bertepatandengan hari raya sumpah pemuda, Backpacker Jakarta kembali mengadakan pendakian nya ke Gunung Prau Part #9 via Patak Banteng pada tanggal 27-29 Oktober 2017 dengan biaya sharecost sebesar Rp285.289,-/orang (member Bpj) dan Rp305.289,-/orang (non-member Bpj). ITINERARYPRIVATE TRIP GUNUNG PRAU DIENG. HARI I. meeting point di lobby utara Plaza Semanggi. 20.00-08.00 perjalanan ke dieng via cipali (meeting point jatibening/rest area karawang/rest area cirebon) HARI II. 08.00-09.00 makan pagi dan berfoto di tulisan DIeng. Pendakihanya perlu berjalan sekitar 5 menit. Jika naik bus umum, kamu bisa turun di pertigaan tersebut kemudian berjalan kaki ke Basecamp Dieng. Begitu pula pendaki yang lintas jalur dari Patak TEMPOCO, Jakarta - Gunung Prau menjadi salah satu destinasi wisata pendakian yang cukup banyak diminati wisatawan, khususnya pencinta alam. Gunung ini terletak di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut) dapat didaki melalui 5 jalur pendakian. ο»ΏCaraMenuju Gunung Prau dari Jakarta Dari Jakarta, ada dua cara untuk menuju jalur pendakian Gunung Prau. Pertama kamu bisa naik kereta api menuju Purwokerto kemudian dilanjutkan dengan bus. Cara kedua adalah menggunakan bus langsung menuju Wonosobo. Kedua cara ini kurang lebih memakan waktu sekitar 12 jam. Telusurijadwal dan tarif penerbangan Jakarta ke Tartu, pesan penerbangan Jakarta ke Tartu di hemat hingga 55%. Temukan harga murah untuk penerbangan dari Jakarta ke Tartu di Trip.com dan menangkan hadiah besar dengan # Trip.com! Trip.com. App. Unduh Aplikasi Gratis. nf8kH1. Gunung Prau merupakan salah satu gunung yang terletak di Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung Prau memiliki ketinggian 2,565 mdpl meter di atas permukaan laut. Kenapa disebut Gunung Prau? Kalian pasti udah bisa nebak donk ya. Yep! Karena bentuknya seperti perahu. Gunung Prau akhir-akhir ini sangat populer karena cukup gampang, cocok untuk pendaki pemula. Berikut catatan saya mendaki Gunung Prau via Patak Banteng. Cara Menuju Gunung Prau dari Jakarta Dari Jakarta, ada dua cara untuk menuju jalur pendakian Gunung Prau. Pertama kamu bisa naik kereta api menuju Purwokerto kemudian dilanjutkan dengan bus. Cara kedua adalah menggunakan bus langsung menuju Wonosobo. Kedua cara ini kurang lebih memakan waktu sekitar 12 jam. Untuk biayanya sendiri yang pasti kereta lebih murah cuma mungkin lebih ribet karena harus transfer bus kecil lagi. Bus yang melayani rute Jakarta-Wonosobo ada PO Sinar Jaya yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Rawamangun. Harga tiket bus sekali jalan sekitar Rp 120,000. Pemandangan Dieng dari puncak Gunung Prau Menurut informasi terbaru, jalur pendakian Gunung Prau untuk pemula bisa melalui lima jalur pendakian yaitu 1. Jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng Jalur pendakian ini sangat populer karena rutenya tidak terlalu sulit dan juga cukup singkat. Lama pendakian Gunung Prau via Patak Banteng hanya memakan waktu sekitar 4 jam saja. Starting point-nya juga terletak di pinggir jalan raya sehingga gampang diakses menggunakan bus. Pendaki bisa nge-camp di dekat puncak untuk menikmati keindahan matahari pada pagi hari. Pos yang dilewati melalui jalur Patak Banteng adalah Sikut Dewo – Canggal Walangan – Cacingan – Plawangan. 2. Jalur pendakian via Kali Lembu Letak basecamp Kali Lembu tidak terlalu jauh dari Patak Banteng. Bisa dibilang jalurnya cukup landai. Pendaki bisa mendirikan tenda di Bukit Teletubies. Pos yang dilewati adalah Pelerenan – Ngetuk – Nganjir. 3. Jalur pendakian via Dieng Wetan Jalur lain yang bisa kamu lalui untuk mendaki Gunung Prau adalah via Dieng Wetan yang terletak tidak jauh dari objek wisata Dieng. Lama pendakian sekitar 3-4 jam dengan trek yang cukup landai. Pos yang dilalui adalah Gemekan – Semendung – Nganjir – puncak gunung Prau. 4. Jalur pendakian via Dieng Kulon Dwarawati Lokasi untuk memulai pendakian terletak di dekat Candi Dwarawati. Pada awal pendakian, terlihat pemandangan hijaunya alam Dieng yang tampak mempesona. Sesekali terlihat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari kejauhan. 5. Jalur pendakian via Wates Jalur pendakian Gunung Prau via Wates dimulai dari Dusun Wates. Jalur ini berada di ketinggian mdpl dan berada sejauh km dari Puncak Prau. ditempuh dalam waktu sekitar 3-4 jam. Pemandangan sepanjang jalur yang bisa dinikmati seperti hutan cemara dan air terjun Sigendang. Pos yang dilewati adalah Blumbang Kodok, Cemaran, hingga sampai area untuk camping. Pilih yang mana? Kalau ingin sekalian berwisata ke Dieng bisa memilih jalur pendakian via Dieng Wetan atau Dieng Kulon. Jalur ini berdekatan dengan objek wisata Dieng. Jalur pendakian Kali Lembu lebih lebih landai. Jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng juga sangat populer karena langsung terletak di tepi jalan raya Wonosobo – Banjarnegara. Baca juga Jalur pendakian Gunung Bawakaraeng Duduk bersantai di Gunung Prau Itinerary Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng Sebelumnya saya memang sudah pernah ke Dieng. Keindahan alamnya, hijaunya sekitar, apalagi Mie Ongklok membuat saya ingin kembali lagi ke kawasan ini. Kebetulan teman hiking saya, Bang Coco tiba-tiba sms. β€œYuk ke Gunung Prau”. Tanpa pikir panjang saya langsung iyain. Langsung deh saya packing carrier dan menyiapkan diri untuk naik gunung. Day 1 Cikarang – Wonosobo Dari Cikarang saya menuju terminal Cibitung. Pas banget lagi Hari Raya, jadi saya dan teman-teman harus susah payah mendapatkan tiket bus. Biasa, pada pengen mudik. Tiket biasanya beli di loket, ini kita harus rebutan buat naik bus nya dulu. Siapa cepat dia dapat. Akhirnya setelah 3 jam kami bisa naik bus Sinar Jaya menuju Wonosobo. Day 2 Wonosobo – Patak Banteng – Puncak Gunung Prau Perjalanan memakan waktu kurang lebih 10 jam. Esoknya jam 4 pagi kami sampai di terminal Wonosobo. Kami sudah ditunggu sama Bang Cacing, temannya Bang Coco. Dulunya kami barengan ke Gunung Sindoro juga. Setelah beristirihat sebentar, kami langsung ke kawasan Dieng menggunakan angkot. Tidak lama kemudian angkotnya berhenti di pinggir jalan. Jalur yang kami lalui adalah via Patak Banteng. Sekitar jam 4 sore kami mulai mendaki. Bercanda ria, menikmati misteriusnya kabut yang menutupi perbukitan. Pendakian tidaklah sulit, cocok bagi pemula. Untuk sekitaran Jakarta mungkin bisa juga naik Gunung Papandayan kalau mau yang jalurnya gampang namun viewnya bagus. Hari makin gelap dan udara mulai mendingin. Akhirnya setelah kurang lebih 2 jam kami sampai di puncak. Setelah itu buka tenda, masak-masak dan menikmati alunan musik reggae. Langit cerah bertaburan bintang. Bulan pun bersinar terang. Day 3 Puncak Gunung Prau – Wonosobo β€œBangun! Bangun! Matahari sudah mulai keluar.” Perlahan saya membuka mata dan keluar dari sedikit cahaya bersembunyi di sela-sela tumpukan awan. Pendaki lainnya terlihat santai, bergaya dengan kamera di tangan. Tentu saja saya juga siap-siap mengabadikan foto sunrise. Gunung Sindoro dan Sumbing berdiri gagah. Agak kejauhan Gunung Merapi, Merbabu, dan Slamet juga kelihatan. Untungnya cuaca lagi bagus. Saya sempat khawatir karena lagi musim hujan. Pemandangan kompleks Dieng lagi-lagi membuat saya terpesona. Berfoto dengan latar belakang Gunung Sindoro Sumbing Bang Coco juga ikutan foto Merapi dan Merbabu dari jauh Nah, itulah pengalaman saya mendaki Gunung Prau via Patak Banteng. Pernah ke Gunung Prau? Share pengalaman kamu di kolom komentar agar teman-teman yang lain bisa tau juga. Jangan lupa di share ya! Baca juga catatan perjalanan saya mendaki Gunung Ciremai. Nonanomad bekerjasama dengan partner lain melalui program afiliasi. Yang berarti jika kamu booking melalui link di artikel ini, Nonanomad akan mendapat komisi tanpa kamu harus membayar lebih. Nah, dengan cara ini kami dapat terus menulis artikel tentang traveling. Jika artikel ini bermanfaat tolong di share ya di sosmed kamu. Menggunakan foto atau gambar dari situs ini diperbolehkan, asalkan sertakan juga ya link back ke situs Nonanomad. Terima kasih. Post Views 2,313 Prague adalah salah satu kota terindah di Eropa. Jajaran bangunan tua di sepanjang Sungai Vtalva dan jalan berbatu khas abad Medieval menarik banyak wisatawan. Tentunya liburan di Prague akan menjadi perjalanan berkesan untuk siapapun. Termasuk Kontributor Travelingyuk, Muthia Anindita berikut yang melakukan perjalanan selama 72 jam di Ibukota Republik Ceko ini. Seperti apa ceritanya? Akomodasi Menuju Prague Hlavni Nadrazi c Muthia Anindita/TravelingyukKota Prague dapat dicapai dengan berbagai pilihan transportasi seperti pesawat, kereta dan bus. Jika Teman Traveler memilih moda transportasi pesawat, bisa ambil penerbangan menuju Bandara Vaclav Havel Airport Prague. Namun, jika memilih kereta atau bus dari kota di Eropa lainnya, bisa turun di Stasiun Kereta Utama Praha Hlavni Nadrazi atau Terminal Bus Prague UAN Florence. Transportasi di Praha, Bisa Hemat dengan Pilihan Tepat Perjalanan saya liburan di Prague diawali dengan menggunakan bus dan tiba di Terminal Bus Prague UAN Florence. Dari terminal, dilanjutkan berjalan kaki sekitar 5 menit menuju Stasiun Metro Florence di depan terminal. Tiketnya dapat dibeli di mesin tiket otomatis atau mini market yang terdapat di stasiun. Namun perlu diingat, mesin tersebut hanya menerima uang koin. Halte Bus atau tram c Muthia Anindita/TravelingyukApabila Teman Traveler hanya mempunyai uang kertas, disarankan membeli di mini market. Prague mempunyai tiga jalur Metro yang ditandai dengan huruf dan warna, jalur A Hijau, jalur B Kuning dan Jalur C Merah. Terminal Bus Prague UAN Florence dilewati oleh Jalur metro B dan C. Jalur tram dan bus lebih banyak dibandingkan dengan jalur Metro. Menariknya, keduanya bisa melewati beberapa tempat wisata di Prague. Halte perhentian bus dan tram terkadang berada pada tempat sama, yang ditandai dengan pilar penanda berisi nomor dan jadwal pemberangkatan tram atau bus di tempat itu. Tiket 24 Jam c Muthia Anindita/TravelingyukTransportasi umum liburan di Prague menggunakan sistem tiket berdasarkan waktu. Terdapat empat kategori tiket, yaitu tiket 30 menit, 60 menit, 24 jam dan 72 jam. Masing-masing seharga 24 czk, 32 czk, 110 czk dan 310 czk. Tiket tersebut dapat digunakan di semua moda transportasi umum metro, tram dan bus selama waktu yang tertera pada tiket. Perjalanan Menyenangkan di Hari Pertama Old Town Square c Muthia Anindita/TravelingyukHari pertama liburan di Prague di awali dengan mengunjungi objek wisata utamanya yaitu Prague Old Town. Untuk masuk ke dalam, harus melalui Powder Tower, yaitu menara yang dibangun pada abad ke-11 dan merupakan salah satu dari 13 gerbang utama menuju kota tua. Kemudian dilanjutkan menyusuri Celetna Street menuju Old Town Square, alun-alun utama kota tua. Alun-alun ini dikelilingi oleh bangunan tradisional bergaya medieval, di antaranya Church Of Our Lady Before Tyn, St. Nicholas Church dan Old Town Hall. Astronomical Clock c Muthia Anindita/TravelingyukDi dinding depan Old Town Hall terdapat penemuan bersejarah kebanggaan kota Prague, yaitu Astronomical Clock. Jam kuno bergaya gotik yang dibangun pada tahun 1410 ini merupakan Astronomical clock tertua dan masih berfungsi hingga saat ini. Setiap satu jam sekali, akan berdentang dan menampilkan parade 12 Apostles. Walaupun hanya berlangsung selama satu menit, penampilan ini tentunya sangat sayang untuk dilewatkan. Charles Bridge c Muthia Anindita/TravelingyukDari Old Town Square, dilanjutkan dengan menyusuri Karlova Street menuju jembatan terindah di Prague, Charles Bridge. Jembatan batu ini didirikan pada tahun 1357 pada masa Kaisar Romawi Charles IV. Tempat keren tersebut dibangun melintasi Sungai Vtalva dan menghubungkan Prague Old Town dan Lesser Town Mala Strana. Tepi jembatan dihiasi oleh patung-patung bergaya Baroque yang berasal dari abad ke-17. Ketika senja tiba, lampu-lampu jalan yang kekuningan menambah keindahan. Menikmati Kemegahan Bangunan di Hari Kedua Hari Kedua liburan di Prague dilanjutkan dengan mengunjungi Prague Castle, kastil terbesar di kota ini. Struktur terbesar di dalam kompeks ini adalah Royal Palace dan St. Vitus Cathedral. Untuk menghindari antrean panjang memasuki kastil, sebaiknya datang sebelum gerbang kastil dibuka, yaitu pukul 9 pagi. Saint Vitus Cathedral c Muthia Anindita/TravelingyukLetak wisata ini di atas bukit. Akses utama yang dapat digunakan untuk mencapai kastil ini adalah dengan menyusuri Old Castle Stairs Stare Zamecke Schody. Old Castle Stairs adalah 121 anak tangga yang dimulai dari Stasiun Metro Malostranska menuju Prague Castle. Keindahan kota Prague yang terlihat selama menyusuri anak tangga ini dinobatkan sebagai panorama paling indah dan romantis yang dapat disaksikan dari kompleks kastil. Keindahan Alam dari Ketinggian Old Castle Stairs c Muthia Anindita/TravelingyukSelain melalui Old Castle Stairs, akses lain menuju Prague Castle dengan menyusuri anak tangga di Nerudova Street. Sepanjang jalan terdapat rumah para bangsawan zaman dulu. Di masanya, belum terdapat sistem penomoran rumah, sehingga untuk membedakan menggunakan hiasan lambang keluarga bangsawan. Salah satunya lambang Dua Matahari milik keluarga Jan Neruda yang namanya diabadikan sebagai nama jalan ini. Nerudova Street c Muthia Anindita/TravelingyukApabila Teman Traveler tidak ingin menaiki ratusan anak tangga, bisa mengunakan tram no. 22 dari stasiun Metro Malostranska menuju Pohorelec. Dari Pohorelec dapat menyusuri jalan berbatu indah yang melewati alun-alun Hardcany Square, sebelum tiba di gerbang utama kastil. Hardcany Square c Muthia Anindita/TravelingyukSetelah mengunjungi Prague Castle, perjalanan dilanjutkan ke Vysehrad Castle. Sebuah kastil yang terletak di sisi lain kota, tepat di tepi Sungai Vtalva. Kompleks kastil ini lebih jarang dikunjungi oleh wisatawan, sehingga sangat cocok jika Teman Traveler ingin beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kota. Basillica c Muthia Anindita/TravelingyukVysehard Castle awalnya merupakan sebuah benteng pertahanan dan tempat penobatan raja-raja Ceko. Kini Vysehrad Castle lebih dikenal karena sebuah pemakaman yang terletak di belakang gereja terbesar di kompleks ini, Basillica of Saint Peter And Saint Paul. Pemakaman yang dinamakan Vysehard Cemetery ini merupakan tempat peristirahatan terakhir para seniman dan orang-orang penting. Vysehrad Cemetery c Muthia Anindita/TravelingyukSalah satu bangunan paling megah di Vysehrad Cemetery adalah Slavin Tomb, tempat dimakamkannya 15 seniman ternama. Di atas makam ini didirikan monumen yang berbentuk sarkofagus yang dinaungi patung Genius Patriae di atasya. Di bawah sarkofagus tersebut terdapat prasasti yang bertuliskan β€œThough dead, they still speak”. Slavin Tomb c Muthia Anindita/TravelingyukPesona Prague yang Menawan di Hari Ketiga Petrin Hill Funicular c Muthia Anindita/TravelingyukHari ketiga liburan di Prague adalah berkunjung ke Petrin Hill, objek wisata yang juga jarang dikunjungi wisatawan. Untuk mencapai Petrin Hill, menggunakan tram no. 22 dari Lesser Town Mala Strana menuju Ujezd. Dari Ujezd, dilanjutkan dengan menggunakan Petrin Hill Funicular menuju puncak bukit. Tiket yang digunakan untuk funicular ini sama dengan tiket transportasi lainnya. Stefanik Observatory c Muthia Anindita/TravelingyukSesampainya di puncak bukit, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Stefanik Observatory atau Stefanikova Hvezdarna. Di observatorium yang berdiri sejak tahun 1928 ini terdapat teleskop besar. Di halaman sampingnya ada kebun bunga mawar yang dinamakan Rosarium Petrin Hill. Kebun bunga mawar yang dibuka pada tahun 1932 ini memiliki lebih dari 8000 bunga mawar dari berbagai spesies. Petrin Tower c Muthia Anindita/TravelingyukDari observatorium, baru berjalan kaki menuju Petrin Tower atau Rozhledna. Petrin Tower dibangun pada tahun 1891. Dengan menaiki 299 anak tangga menuju puncak menara setinggi 63,5 meter ini, Teman Traveler dapat melihat pemandangan seluruh Kota Prague. Tidak jauh dari tempat tersebut, terdapat sebuah gereja bernama Cathedral Saint Lawrence. Uniknya, ada salib besar hasil karya dari seniman Jiri Pelcl yang menggantung dari langit-langitnya. Cathedral Saint Lawrence c Muthia Anindita/TravelingyukDari puncak Petrin Hill, Teman Traveler dapat kembali ke Lesser Town menggunakan Funicular atau berjalan turun menyusuri lereng bukit. Di sepanjang lereng terdapat sisa dinding pertahanan yang dibangun untuk melindungi kota pada abad ke-14. Dinding tersebut dinamakan Hunger Wall atau Hladova Zed karena didirikan saat terjadinya kelaparan hebat Great Famine. Sebagian Dinding Hunger Wall c Muthia Anindita/TravelingyukDemikian catatan perjalanan selama tiga hari liburan di Prague, Ibukota Republik Ceko. Tempat terkenal memang tidak sedikit. Namun,objek wisata di yang masih jarang dikunjungi juga tak kalah banyak. Bagaimana? tertarik jalan-jalan di kota cantik ini? Advertisement Tags Luar negeri Prague Republik Ceko Travelingyuk Wisata Prague Open Trip Dieng 2023 Wuki Travel menyediakan paket wisata open trip dieng 2023. Paket wisata dieng ini wuki travel menawarkan harga yang terjangkau. Start open trip dieng dari Jakarta dengan meeting point di Lobby Plaza Festival Kuningan Jakarta. Durasi Open Trip Dieng dari Wuki Travel dilaksanakan selama 3 hari 2 malam. Dengan biaya paket wisata dieng mulai 500rban saja. Tak hanya terjangkau Wuki Travel juga memberikan diskon untuk 5 orang sebesar masing masing 10rb untuk per orang. Mengunjungi 7 destinasi wisata paling hits di Dieng, Wonosobo. Tunggu apalagi segera booking,sebelum kehabisan kuota. Untuk detail paket wisata open trip dieng sikunir 3 hari 2 malam, silahkan simak dibawah ini FOTO DESTINASI OPEN TRIP DIENG SIKUNIR JADWAL OPEN TRIP DIENG SIKUNIR Tanggal Start Jakarta 24 – 26 MARET 2023 IDR 31 – 02 APRIL 2023 IDR 07 – 09 APRIL 2023 IDR 14 – 16 APRIL 2023 IDR 21 – 23 APRIL 2023 IDR 28 – 30 APRIL 2023 IDR 05 – 07 MEI 2023 IDR 12 – 14 MEI 2023 IDR 19 – 21 MEI 2023 IDR 26 – 28 MEI 2023 IDR 02 – 04 JUNI 2023 IDR 09 – 11 JUNI 2023 IDR 16 – 18 JUNI 2023 IDR 23 – 25 JUNI 2023 IDR 30 – 02 JULI 2023 IDR 07 – 09 JULI 2023 IDR 14 – 16 JULI 2023 IDR 21 – 23 JULI 2023 IDR 28 – 30 JULI 2023 IDR 04 – 06 AGUSTUS 2023 IDR 11 – 13 AGUSTUS 2023 IDR 18 – 20 AGUSTUS 2023 IDR 25 – 27 AGUSTUS 2023 IDR 01 – 03 SEPTEMBER 2023 IDR 08 – 10 SEPTEMBER 2023 IDR 15 – 17 SEPTEMBER 2023 IDR 22 – 24 SEPTEMBER 2023 IDR 06 – 08 OKTOBER 2023 IDR 13 – 15 OKTOBER 2023 IDR 20 -22 OKTOBER 2023 IDR 27 – 29 OKTOBER 2023 IDR 03 – 05 NOVEMBER 2023 IDR 10 – 12 NOVEMBER 2023 IDR 17 – 19 NOVEMBER 2023 IDR 24 – 26 NOVEMBER 2023 IDR 01 – 03 DESEMBER 2023 IDR 08 – 10 DESEMBER 2023 IDR 15 – 17 DESEMBER 2023 IDR 22 – 24 DESEMBER 2023 IDR 29 – 31 DESEMBER 2023 IDR TEMPAT YANG DIKUNJUNGI 1. Kawah Sikidang 2. Candi Arjuna 3. Dieng Plateau Theatre/bukit scooter 4. Batu Ratapan Angin 5. Telaga Warna 6. Bukit Sikunir 7. Telaga Cebong ITINERARY day 1 meeting point MD CARWASH CAWANG Jakarta Meeting Point Bekasi – pom bensin Pertamina samping hotel amarosa Meeting Point Karawang – Rest Area Km57 day 2 Lunch, Dinner – Sampai Di Dieng, Menuju Tuk Bimalukar. Sarapan di Lokal Resto exclude – Melanjutkan Wisata Menuju Dieng Plateu Theater & Batu Ratapan Angin – Explore Dieng Plateu Theater & Batu Pandang Ratapan Angin – Perjalanan Menuju Ke Homestay & Check In, Istirahat & Makan Siang – Melanjutkan Wisata Menuju Kawah Sikidang & Explore – Menuju Kawasan Komplek Candi Arjuna & Menikmati Sunset Dieng – Melanjutkan Menuju Tempat Oleh-Oleh & Wisata Belanja – Perjalanan Kembali Ke Homestay – Makan Malam, Brifing Persisapan Sunrise, & Ramah Tamah – Acara Bebas & Istirahat day 3 Breakfast – Bangun & Persiapan Sunrise – Perjalanan Menuju Bukit Sikunir – Memulai Trecking Bukit Sikunir & Menikmati Sunrise Sikunir. Golden Sunrise Terbaik – Perjalanan Menuju Homestay – Sarapan, Istirahat & Persiapan Check out. – Perjalanan Menuju Jakarta – ……… Sampai Di Jakarta & Tour Selesai Catatan Jadwal acara dan tujuan tersebut di atas tidak mengikat, bisa berubah setiap saat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. INCLUDE β€’ Transportasi AC dari Meeting Jakarta PP β€’ Penginapan Homestay di Dieng 3-6 orang/kamar. β€’ Makan 3x β€’ Tiket Masuk Wisata Dieng. β€’ Air Mineral β€’ Program Sunrise dari Puncak Bukit Sikunir. β€’ Transport Menuju Sikunir. β€’ Lokal Guide Dieng. β€’ Tour Leader Kece β€’ Perijinan Wisata. β€’ Foto Dokumentasi selama wisata β€’ drone tentatif β€’ Perlengkapan P3K EXCLUDE β€’Tips Guide β€’Makan dan keperluan pribadi lainnya diluar program β€’ tiket warga negara asing IDR β€’ upgrade private room IDR wajib suami istri/sama gender SARAN PERLENGKAPAN 1. Tas daypack/kerir 30L 2. Baju ganti minimal 2 pasang 3. Jaket tebal 4. Obat-obatan pribadi 5. Headlamp/senter 6. Kamera digital/SLR 7. Peralatan mandi 8. Sarung tangan tebal 9. Sepatu/sendal treking 10. Kupluk, syal atau apapun yang bisa menghangatkan kepala 11. Masker REGISTRASI 1. Melakukan pembayaran DP IDR Penlunasan h-3 2. Kujungi halaman pembayaran LINK Pilihan Paket Trip Dieng Lainnya Open Trip Dieng Prau Private Trip Dieng Sikunir Private Trip Dieng Prau KLIK BOOKING TRIP DIENG MURAH SEKARANG PAKET LIBURAN KE JEPANG >> KLIK DISINI