Siswadapat mengetahui kesalahan pembacaan hasil pengukuran yang disebabkan oleh posisi mata yang tidak sejajar dengan skala pada alat ukur 14 C2 D 15 1.1.10 Perhatikan gambar dari pengukuran sebuah massa benda menggunakan neraca Ohauss, berikut ini: Berapakah hasil pengukuran massa benda, berdasarkan gambar pada soal nomor 8 ? (gram) a Gambarbeberapa jenis alat ukur untuk besaran panjang, suhu, waktu dan massa ditunjukkan pada Gambar di atas. Ketepatan hasil ukur salah satunya ditentukan oleh jenis alat yang digunakan. Penggunaan suatu jenis alat ukur tertentu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: ketelitian hasil ukur yang diinginkan, ukuran besaran yang diukur, dan Padaneraca ohaus, setelah sistem kesetimbangan tercapai, selanjutnya kalian tinggal membaca skala hasil penimbangan untuk mengetahui berapa massa benda yang ditimbang. Sebagai contoh, perhatikan gambar skala neraca ohaus hasil pengukuran berikut ini. Berdasarkan gambar di atas, hasil pengukuran menggunakan neraca ohaus adalah sebagai berikut. Neracapegas dilengkapi dengan dua jenis skala, yaitu skala satuan besaran massa [kilogram] dan skla satuan besaran gaya [newton]. hal ini berart, neraca pegas dapat dipakai untuk mengukur massa dan berat benda. Cara menggunakan neraca pegas Benda yang akan diukur massanya, digantung pada pengait neraca. skala yang di tunjukan oleh penunjuk neraca, sama dangan nilai massa benda yang diukur NeracaOhauss lengan tiga memiliki ketelitian hingga mencapai 0,1 gram. Cara menghitung hasil pengukurannya pun mudah, kamu hanya perlu menjumlahkan angka yang ditunjuk pada ketiga neraca. Terlihat pada gambar, lengan pertama menunjuk pada 150, lengan kedua pada 20, dan lengan ketiga pada 3. 1 Standart yang dipakai harus memiliki ketelitian yang sesuai dengan standart yang telah ditentukan. 2. Tata cara pengukuran dan alat yang digunakan harus memenuhi persyaratan. Pengetahuan yang harus dimiliki adalah bagaimana menetukan besaran yang akan diukur, bagaimana mengukurnya dan mengetahui dengan apa besaran tersebut harus diukur. Untukmenimbang massa benda dengan neraca Ohauss, ikutilah langkah-langkah pada gambar 1.21. Oleh karena itu, jika zat cair dituangkan ke dalam gelas ukur, seperti ditunjukkan Gambar 1.26, ruang gelas ukur yang terisi zat cair sama dengan volume zat cair tersebut. Pilihlah satuan panjang yang tepat untuk menyatakan hasil pengukuran Perhatikangambar berikut. Alat ukur analog memberikan hasil ukuran yang bernilai kontinyu, misalnya penunjukkan temperatur yang ditunjukkan oleh skala, petunjuk jarum pada skala meter, atau penunjukan skala elektronik. Pengukuran benda menggunakkan Neraca Ohauss 3 Lengan dan Neraca Digital Perhatikangambar berikut. Hasil pengukuran massa benda menggunakan neraca Ohauss di atas adalah . 97,5 g. 207,5 g. PREDIKSIHasil pengukuran diameter kelereng dengan menggunakan jangka sorong diperlihatkan pada gambar di bawah ini Hasil pengukuran yang ditunjukkan oleh mikrometer sekrup di bawah adalah. A. 6,58 mm B. 6,08 mm ZSBDPe. Massa merupakan seluruh kandungan yang dimiliki oleh benda. Termasuk besaran pokok dengan satuan SI-nya adalah kilogram kg. Alat ukurnya berupa timbangan atau neraca. Mengukur massa berarti membandingkan massa benda dengan massa kilogram dengan menggunakan alat ukur timbangan atau neraca. Jika kalian pernah pergi ke pasar, kalian mungkin akan melihat berbagai macam alat ukur timbangan seperti dacin, timbangan pasar, timbangan emas, bahkan mungkin timbangan digital. Timbangan-timbangan tersebut digunakan untuk mengukur massa benda. Prinsip kerjanya adalah keseimbangan kedua lengan, yaitu keseimbangan antara massa benda yang diukur dengan anak timbangan yang digunakan. Dalam dunia pendidikan dan kebutuhan penelitian di laboratorium, jenis timbangan yang sering digunakan adalah neraca ohaus. Lalu tahukah kalian apa itu neraca ohaus? Bagaimana cara menggunakan dan membaca skala hasil pengukuran dengan neraca ohauss? Berikut penjelasan lengkapnya. Apa itu Neraca Ohaus? Neraca ohaus pertama kali diperkenalkan oleh Gustav Ohaus seorang ilmuwan asal New Jersey, Amerika Serikat pada tahun 1912. Neraca ohaus merupakan salah satu alat ukur besaran fisika yaitu massa. Neraca ohaus digunakan untuk menimbang massa suatu benda dalam praktik laboratorium. Neraca ini sering digunakan dalam pengukuran laboratorium karena memiliki tingkat ketelitian yang tinggi yaitu mencapai 0,01 gram. Neraca ohaus ada tiga macam, yaitu neraca 2 dua lengan, neraca 3 tiga lengan, dan neraca 4 empat lengan. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca ohaus yang memiliki 3 lengan atau 4 lengan. Neraca tiga lengan umumnya memiliki kapasitas 610 gram dengan ketelitian 0,1 gram. Setiap lengan pada neraca memiliki skala dengan beban geser anting sebagai kilogram standar. Lengan pertama depan memuat angka satuan dan sepersepuluhan yaitu 0 – 10 gram. Lengan kedua tengah memuat angka ratusan yaitu 0 – 500 gram. Dan lengan ketiga belakang memuat angka puluhan yaitu 0 – 100 gram dengan skala terkecil 0,1 gram. Khusus dalam artikel ini akan dibahas penggunaan dan cara membaca skala hasil pengukuran massa dengan neraca ohaus tiga lengan. Cara Menggunakan Neraca Ohaus Sebelum kalian dapat menggunakan neraca ohaus dengan benar, kalian perlu memahami bagian-bagian neraca ohaus dan fungsinya terlebih dahulu. Untuk itu silahkan perhatikan gambar di bawah ini. Fungsi dari kelima bagian neraca ohaus di atas adalah sebagai berikut. Tombol kalibrasi, merupakan sebuah sekrup atau knop yang digunakan untuk mengenolkan atau mengkalibrasi neraca ketika neraca akan digunakan. Tempat beban, merupakan sebuah piringan logam yang digunakan untuk meletakkan benda yang akan diukur massanya. Pemberat anting, merupakan sebuah logam yang menggantung pada lengan yang berfungsi sebagai penunjuk hasil pengukuran. Pemberat dapat digeser-geser dan setiap lengan neraca memilikinya. Lengan Neraca, merupakan plat logam yang terdiri dari skala dengan ukuran tertentu. Jumlah lengan pada neraca bisa 2, 3 atau 4 bergantung jenisnya. Masing-masing lengan menunjukkan skala dengan satuan yang berbeda. Garis kesetimbangan titik nol, digunakan untuk menentukan titik kesetimbangan pada proses penimbangan atau pengukuran massa benda. Adapun langkah-langkah menggunakan neraca ohaus tiga lengan adalah sebagai berikut. 1. Posisikan skala neraca pada posisi nol dengan menggeser pemberat anting pada lengan depan, tengah, dan belakang ke sisi kiri dan dan putar tombol kalibrasi sampai garis kesetimbangan mengarah pada angka nol. 2. Periksa bahwa neraca pada posisi setimbang. 3. Letakkan benda yang akan diukur massanya di tempat yang tersedia pada neraca tempat beban. 4. Geser ketiga pemberat diurutkan dari pemberat yang paling besar ke yang terkecil yaitu dimulai dari lengan yang menunjukkan skala ratusan, puluhan, dan satuan sehingga tercapai keadaan setimbang. 5. Bacalah massa benda dengan menjumlahkan nilai yang ditunjukkan oleh skala ratusan, puluhan, dan satuan atau sepersepuluhan. Cara Membaca Skala Hasil Pengukuran Neraca Ohaus Membaca skala alat ukur merupakan langkah terakhir dalam proses pengukuran. Pada neraca ohaus, setelah sistem kesetimbangan tercapai, selanjutnya kalian tinggal membaca skala hasil penimbangan untuk mengetahui berapa massa benda yang ditimbang. Perhatikan contoh soal berikut. “Sekantong plastik gula pasir ditimbang dengan neraca O’Hauss tiga lengan. Posisi lengan depan, lengan tengah, dan lengan belakang dalam keadaan setimbang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Tentutakanlah massa gula pasir tersebut!” Jawab Berdasarkan gambar di atas, hasil pengukuran menggunakan neraca ohaus adalah sebagai berikut. Skala Lengan Depan = 2,4 gram Skala Lengan Tengah = 500 gram Skala Lengan Belakang = 40 gram + 542,4 gram Dengan demikian, massa sekantong plastik gula pasir tersebut adalah 542,4 gram. Kelas 10 SMAPengukuranPenggunaan Alat UkurDi bawah ini adalah hasil pengukuran massa sebuah benda dengan neraca Ohauss tiga lengan yang mempunyai ketelitian 0,1 gram. Hasil pengukuran massa benda tersebut adalah.... 200 20 1 Penggunaan Alat UkurPengukuranPengukuranFisikaRekomendasi video solusi lainnya0133Gambar berikut menampilkan hasil pengukuran mikrometer te...0202Sebuah pipa berbentuk silinder berongga dengan diameter d...0327Suatu termometer X dipakai untuk mengukur suhu air mendid...Teks videoToko Vans di sini terdapat neraca ohaus dengan 3 lengan yang memiliki ketelitian 0,1 gram. Berapa hasil pengukuran dari massa benda berdasarkan gambar ketiga dari neraca ini yang pertama kita perlu mengetahui bahwa pada neraca ohaus dengan ketelitian 0,1 gram lengan pertama akan mewakili skala pada ratusan bagian lengan kedua adalah puluhan muatan ketiga adalah satuan sehingga disini kita dapat langsung melihat saja pada lengan pertama berarti Skala yang ditunjukkan adalah 200 kemudian lengan kedua 20 modern yang terakhir adalah 1. Nasrul pembacaan skala ini menunjukkan dalam satuan g seperti yang telah dikatakan di soal yang mana Berarti untuk mengetahui pengukuran massa totalnya dapat kita jumlahkan dari ketiga lengan yang mana berarti 200 ditambahkan dengan 20 + 1 atau sama dengan 221 yang ada apa sampai jumpa di pertanyaan berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Soal 1 Yang dimaksud dengan ilmu IPA adalah . . . . yang mempelajari makhluk hidup yang berada di sekitar kita yang mempelajari benda – benda mati yang berada di lingkungan sekitar yang mempelajari semua benda yang ada disekitar kita baik benda hidup maupun benda mati yang mempelajari manusia, hewan dan tumbuhan Soal 2 Cara berikut dilakukan oleh ilmuan untuk mengembangkan ilmu IPA adalah kecuali . . . . A. Melakukan penelitian/observasi B. Menganalisis hasil penelitian C. Menarik kesimpulan berdasarkan observasi D. Melakukan perhitungan Soal 3 Pengertian di bawah ini yang paling tepat mengambarkan pengertian inferensi adalah . . . . A. Mengumpulkan data dan informasi melalui pengamatan B. Merumuskan penjelasan berdasarkan pengamatan C. Membuat laporan tertulis tentang kesimpulan akhir dari hasil pengamatan D. Melakukan pengamatan menggunakan panca indera Soal 4 Diantara perilaku ilmiah berikut yang harus dimiliki oleh seorang ilmuan adalah kecuali . . . . . A. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi B. Objektif C. Subjektif D. Bertanggung jawab Soal 5 Berikut adalah manfaat yang bisa kita peroleh setelah belajar IPA adalah kecuali . . . . A. Meningkatkan kualitas hidup B. Memahami berbagai hal di sekitar kita C. Mampu menyelesaikan masalah dengan baik D. Menjadi pribadi yang suka berfikir cepat Soal 6 Diantara hal berikut yang termasuk objek yang dipelajari dalam IPA adalah . . . . A. Cinta B. Seluruh benda di alam dengan segala interaksinya C. Keadilan D. Kasih sayang Soal 7 Diantara ilmu – ilmu berikut yang termasuk ke dalam bagian ilmu – ilmu IPA adalah kecuali . . . . A. Matematika B. Astronomi C. Kimia D. Fisika Soal 8 Bagian dari ilmu IPA yang mempelajari sistem kehidupan mulai dari yang berukuran sangat kecil sampai lingkungan yang besar adalah . . . . A. Sosiologi B. Matematika C. Biologi D. Geografi Soal 9 Seorang ilmuan sedang melakukan penelitian dengan cermat di laboratorium. Dia meneliti suatu zat untuk mengetahui jenis zat tersebut. Bidang IPA yang sedang dipelajari oleh ilmuan tersebut adalah . . . . A. Kimia B. Fisika C. Biologi D. Astronomi Soal 10 Kegiatan dalam ilmu IPA yang menghasilkan data – data berupa angka nilai disebut dengan . . . . A. Observasi B. Pengukuran C. Pengamatan D. Penelitian Soal 11 Yang dimaksud dengan besaran adalah . . . . A. Hasil pengamatan indera terhadap objek IPA B. Besaran yang menjadi dasar besaran lain C. Segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka D. Semua jawaban salah Soal 12 Besaran – besaran berikut yang termasuk besaran pokok adalah kecuali . . . . A. Panjang B. Kecepatan C. Massa D. Waktu Soal 13 Satuan internasional SI untuk waktu adalah . . . . A. Milisekon B. Sekon/detik C. Menit D. Jam Soal 14 Seseorang akan mengukur panjang sebuah kayu yang akan digunakan untuk membuat rumah. Alat ukur yang yang harus digunakan oleh orang tersebut adalah . . . . A. Mistar B. Meteran C. Stopwach D. Mikrometer sekrup Soal 15 Massa cabe yang dibeli ibu dari pasaradalah 2,5 kg. jika diubah menjadi satuan gram, berapakah hasilnya.. . . A. 25 gram B. 250 gram C. 2500 gram D. gram Soal 16 Perhatikan tabel dibawah ini! Besaran Pokok Satuan SI 1 Panjang Kilogram 2 Kuat Arus Kelvin 3 Jumlah Zat Mol 4 Intensitas Cahaya Ampere Besaran pokok dan satuan SI nya yang sesuai adalah . . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 Soal 17 Apa yang dimaksud dengan besaran turunan . . . . A. Besaran yang satuannya didapatkan dari besaran pokok B. Besaran yang satuannya baku C. Besaran yang satuannya berlaku universal di semua negara D. Besaran yang satuannya sesuai standar internasional Soal 18 Hasil pengukuran benda menggunakan neraca Ohauss ditunjukkan oleh gambar berikut catatan satu garis pada skala yang bagian bawah bernilai 0,2 Massa benda adalah . . . . A. 90 gram B. 80 gram C. 85,8 gram D. 175,8 gram Soal 19 Kamu ingin membuat larutan gula dengan cara mencampurkan 20 gram air ke dalam segelas air yang bervolume 125 mL. berapakah konsentrasi larutan gula tersebut dalam g/L . . . . A. 0,50 B. 0,25 C. 0,16 D. 0,08 Soal 20 Tini menanam jagung pada hari Senin. Pada awal pengukuran, tinggi jagung dari permukaan tanah adalah 10 cm. Selang 2 minggu kemudian, panjangnya bertambah menjadi 38 cm. Berapa laju pertumbuhan tanaman jagung Tini tersebut ? dalam cm A. 2 cm/hari B. 4 cm/hari C. 8 cm/hari D. 10 cm/hari